Panduan Notaris6 min baca

Waarmerking, Legalisasi dan Akta Autentik: Apa Bedanya?

Pahami perbedaan waarmerking, legalisasi surat di bawah tangan, dan akta autentik berdasarkan kewenangan dalam UU Jabatan Notaris.

N
NotarisApp
Ilustrasi tiga jenis dokumen untuk membandingkan waarmerking, legalisasi, dan akta autentik.
Ilustrasi konseptual untuk artikel ini, dibuat dengan bantuan AI.

Istilah waarmerking dan legalisasi sering disebut seolah-olah sama. Keduanya berkaitan dengan surat di bawah tangan, tetapi kewenangan yang disebut dalam UU Jabatan Notaris membedakannya. Pasal 15 ayat (2) huruf a memberi kewenangan kepada notaris untuk mengesahkan tanda tangan dan menetapkan kepastian tanggal surat di bawah tangan dengan mendaftarkannya dalam buku khusus. Huruf b mengatur pembukuan surat di bawah tangan dengan mendaftarkannya dalam buku khusus. Lihat UU 2/2014 pada situs peraturan.go.id dan UU 30/2004 pada JDIH BPK.

Pembedaan ini membantu memilih layanan yang tepat, tetapi tidak berarti notaris mengubah setiap surat menjadi akta autentik atau menjamin kebenaran seluruh isi. Pastikan tujuan dokumen, kapan ditandatangani, dan tindakan apa yang diminta sebelum memilih jenis layanan.

Legalisasi: tanda tangan dan kepastian tanggal

Berdasarkan Pasal 15 ayat (2) huruf a UU Jabatan Notaris sebagaimana diubah UU 2/2014, notaris dapat mengesahkan tanda tangan dan menetapkan kepastian tanggal surat di bawah tangan dengan membukukannya dalam buku khusus. Praktik kantor harus mengikuti ketentuan, pemeriksaan, dan prosedur yang berlaku untuk layanan tersebut. Klien sebaiknya menjelaskan siapa penandatangan, apakah surat sudah ditandatangani, dan untuk tujuan apa surat dipakai.

Kewenangan itu berkaitan dengan tanda tangan dan tanggal, bukan pengesahan otomatis atas kebenaran setiap pernyataan atau pelaksanaan kewajiban yang tertulis di dalamnya. Jika isi surat menimbulkan persoalan hukum tersendiri, para pihak mungkin memerlukan telaah lain.

Waarmerking: pendaftaran surat di bawah tangan

Pasal 15 ayat (2) huruf b mengatur pembukuan surat di bawah tangan dengan mendaftarkannya dalam buku khusus. Secara praktis, pertanyaan awalnya berbeda: apakah surat telah dibuat dan ditandatangani sebelumnya, dan apakah yang diminta adalah pencatatan surat yang sudah ada? Konfirmasikan kronologi secara jujur kepada notaris. Jangan meminta surat diberi tanggal seolah-olah ditandatangani pada hari yang berbeda.

Pendaftaran tidak membuat surat itu menjadi akta autentik. Para pihak tetap bertanggung jawab atas isi dan dokumen pendukung yang disampaikan. Jika penerima dokumen menetapkan format atau syarat tertentu, periksa langsung dengan penerima karena kebutuhan transaksi dapat berbeda.

Akta autentik adalah bentuk lain

Akta autentik dibuat oleh atau di hadapan pejabat umum yang berwenang menurut bentuk yang ditentukan undang-undang. UU Jabatan Notaris mengatur kewajiban pembacaan akta di hadapan penghadap dengan saksi, lalu penandatanganan pada saat itu oleh penghadap, saksi dan notaris, sesuai ketentuan Pasal 16. Ada aturan dan pengecualian yang perlu dibaca utuh untuk jenis akta tertentu.

Karena proses dan dasar hukumnya berbeda, legalisasi atau waarmerking tidak boleh disebut sebagai cara cepat untuk mendapatkan akta autentik. Jika tujuan para pihak memerlukan akta notaris, bicarakan bentuk dokumen yang tepat dengan notaris sebelum menandatangani surat.

Contoh fiktif: surat persetujuan sewa

Bayangkan dua orang dalam contoh rekaan telah menandatangani surat persetujuan sewa minggu lalu dan kini diminta menunjukkan bukti pencatatan tertentu. Staf menanyakan kapan dan di mana surat ditandatangani, siapa yang hadir, dan apa yang diminta penerima. Informasi itu diberikan kepada notaris untuk menentukan layanan yang sesuai. Staf tidak menyarankan para pihak mengganti tanggal atau menyebut pendaftaran sebagai akta autentik.

Jika penerima menolak bentuk dokumen yang diproses, minta alasan penolakan secara spesifik dan tunjukkan kembali kepada notaris. Penolakan tersebut mungkin berhubungan dengan aturan internal penerima, bentuk instrumen yang dibutuhkan, atau substansi dokumen. Jangan langsung menyimpulkan bahwa layanan notaris gagal atau meminta perubahan isi tanpa persetujuan para pihak.

Cara bertanya ke kantor notaris

Sampaikan dokumen yang dimiliki, tanggal sebenarnya penandatanganan, identitas para penandatangan, tujuan penggunaan, dan permintaan dari pihak penerima. Tanyakan apakah yang dibutuhkan legalisasi, waarmerking, pembuatan akta, atau tindakan lain. Jangan hanya bertanya “berapa biaya stempel”; nama layanan dan tujuan dokumen penting untuk menghindari salah ekspektasi.

FAQ

Apakah legalisasi sama dengan waarmerking? Tidak. Pasal 15 ayat (2) membedakan pengesahan tanda tangan/kepastian tanggal dari pembukuan surat di bawah tangan.

Apakah waarmerking membuat isi surat benar? Pendaftaran bukan jaminan atas kebenaran semua isi atau pelaksanaan kesepakatan.

Apakah legalisasi menjadikan surat sebagai akta autentik? Tidak. Kewenangan legalisasi atas surat di bawah tangan berbeda dari pembuatan akta autentik.

Referensi dan bacaan terkait

Rujukan utama: UU 2/2014 dan UU 30/2004 di JDIH BPK. Untuk langkah persiapan, baca checklist dokumen legalisasi atau waarmerking, serta jenis akta notaris. Paket NotarisApp membantu administrasi kantor; aplikasi tidak menentukan jenis akta atau mengesahkan dokumen.

Bagikan artikel ini:

Pilih sesuai cara kerja kantor Anda

Bekerja bersama staf, membuat laporan, invoice, dan tanda terima dengan paket online. Untuk pengelolaan sendiri di komputer, tersedia aplikasi offline gratis selamanya.

Lihat Paket Onlinearrow_forwardUnduh Gratis untuk Windows & Mac