Panduan Hukum5 min baca

Jenis Akta Notaris: Pilih Berdasarkan Kebutuhan

Kenali jenis akta Notaris, perjanjian, badan usaha, kuasa, dan wasiat. Bedakan akta PPAT serta layanan legalisasi dan waarmerking.

N
NotarisApp

Diperbarui

Ilustrasi kumpulan buku akta dengan jenis dan kebutuhan berbeda.
Ilustrasi konseptual untuk artikel ini, dibuat dengan bantuan AI.

Jenis akta Notaris sebaiknya dipilih berdasarkan tujuan para pihak dan kewenangan pejabat yang menangani pekerjaan. Nama dokumen yang terdengar resmi belum menjawab siapa yang boleh membuatnya, bagaimana bentuknya, atau apakah setelah penandatanganan masih diperlukan pendaftaran.

Panduan ini diperbarui 4 Oktober 2026. Contoh di dalamnya menjelaskan kategori kebutuhan, bukan menyediakan draf akta siap ditandatangani. Dokumen akhir perlu disusun berdasarkan fakta, identitas, kewenangan bertindak, dan aturan yang sesuai.

Akta autentik, minuta dan salinan

UU Nomor 2 Tahun 2014, yang mengubah UU Jabatan Notaris, mendefinisikan akta Notaris serta mengatur bentuk dan tata pembuatannya. Pasal 38 memuat struktur akta; karena itu, autentisitas tidak hanya berasal dari judul atau cap.

Minuta dan salinan juga berbeda. Minuta merupakan sumber asli sesuai pengertian UUJN, sedangkan salinan merupakan keluaran berdasarkan minuta. File hasil pemindaian membantu administrasi, tetapi penyimpanan digital tidak otomatis menggantikan kewajiban atas protokol asli.

Kekuatan pembuktian harus dibaca bersama kondisi dokumen, pemenuhan formalitas, dan persoalan yang disengketakan. Hindari pernyataan bahwa setiap akta autentik pasti kebal gugatan atau bahwa surat di bawah tangan tidak pernah bernilai sebagai bukti.

Badan usaha dan organisasi: jangan samakan statusnya

Kebutuhan pendirian, perubahan, dan pengambilan keputusan organisasi dapat melibatkan akta Notaris. Namun, PT, CV, yayasan, dan perkumpulan tidak memiliki bentuk serta status yang sama. CV tidak seharusnya dikelompokkan sebagai badan hukum hanya karena pendiriannya melibatkan akta.

Kebutuhan klienPertanyaan awal
Mendirikan PTSiapa pendiri dan pengurus, apa kegiatan usaha dan struktur modalnya?
Menyiapkan CVBagaimana kedudukan para sekutu dan pembagian perannya?
Membentuk yayasanApa tujuan organisasi dan bagaimana kekayaan dipisahkan?
Mengubah data organisasiApakah yang berubah anggaran dasar atau data lain?
Mencatat keputusan rapatApa dasar kewenangan rapat dan bagaimana keputusan diambil?

Alur pengesahan atau pendaftaran ditentukan bentuk organisasi dan layanan resmi yang sesuai. Jangan menyatakan semua perubahan mempunyai tenggat yang identik tanpa membaca dasar aturannya.

Untuk kegiatan usaha, lanjutkan dengan checklist konsistensi KBLI, akta, dan NIB. Untuk pengumuman tertentu, baca alur BNRI/TBNRI.

Perjanjian: isi mengikuti transaksi

Perjanjian kerja sama, sewa, pinjaman, dan pengikatan jual beli merupakan contoh kebutuhan yang dapat dibawa untuk konsultasi. Pertanyaan pertama bukan “template mana yang paling murah”, melainkan “hubungan hukum apa yang ingin diatur”.

Dalam contoh fiktif, dua usaha hendak bekerja sama memasok barang. Mereka perlu menjelaskan objek, pembayaran, waktu pelaksanaan, kewenangan penandatangan, serta cara menangani ketidaksesuaian. Menyalin perjanjian sewa tidak menjawab kebutuhan transaksi itu.

Siapkan daftar keputusan yang sudah disepakati dan hal yang masih terbuka. Beri tanda pada versi dokumen yang menjadi dasar pembahasan. Hindari mengirim beberapa draf tanpa penjelasan perubahan karena para pihak dapat membaca kewajiban yang berbeda.

Kuasa dan wasiat mempunyai tujuan khusus

Dokumen kuasa perlu menunjukkan siapa yang memberi dan menerima kuasa, tindakan apa yang diizinkan, serta tujuan penggunaannya. Kuasa untuk mengambil dokumen bukan otomatis kuasa untuk menjual atau membebankan tanah. Bentuk yang diperlukan juga mengikuti tindakan yang hendak dilakukan.

Wasiat perlu dibahas berdasarkan keadaan pemberi wasiat dan aturan yang relevan. Akta, penitipan dokumen, pencatatan, serta pelaporan tidak boleh dianggap sebagai satu langkah yang sama.

UUJN, sebagaimana diubah UU 2/2014, mengatur daftar terkait wasiat dan pelaporannya pada Pasal 16 ayat (1) huruf i–k. Kantor perlu memisahkan tugas tersebut dari laporan daftar akta biasa. Lihat checklist laporan bulanan dan daftar wasiat.

Tidak semua dokumen yang disebut “surat kuasa” atau “surat wasiat” dapat diperlakukan dengan prosedur yang sama. Bawa dokumen sumber dan jelaskan tujuan, bukan hanya meminta cap.

Akta PPAT berbeda dari akta Notaris

PP Nomor 37 Tahun 1998, Pasal 2 mengatur tugas PPAT dalam pendaftaran tanah dan perbuatan hukum tertentu yang dibuktikan dengan aktanya. AJB tanah dalam kewenangan PPAT tidak otomatis menjadi akta Notaris karena pejabatnya juga merangkap sebagai Notaris.

PPJB, AJB, dan sertipikat menjawab persoalan yang berbeda. PPJB berkaitan dengan pengikatan, AJB membuktikan perbuatan hukum yang sesuai, dan sertipikat berkaitan dengan data hak dalam pendaftaran tanah. Baca perbedaan AJB, PPJB dan sertipikat.

Saat membuka pekerjaan di kantor, catat jabatan pejabat yang digunakan, tujuan dokumen, dan kebutuhan tindak lanjut. Pemisahan ini membantu menjaga register serta laporan tetap tepat.

Legalisasi dan waarmerking bukan pembuatan akta baru

UU Nomor 30 Tahun 2004, Pasal 15 ayat (2) memuat kewenangan mengenai pengesahan tanda tangan, kepastian tanggal, dan pembukuan surat di bawah tangan. Layanan itu harus dibedakan dari pembuatan akta autentik.

Waarmerking tidak menjadikan setiap surat yang didaftarkan sebagai akta autentik. Covernote pun tidak boleh diperlakukan sebagai sertipikat tanah atau jaminan bahwa seluruh proses sudah selesai. Pelajari waarmerking, legalisasi dan akta autentik sebelum memilih layanan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah setiap transaksi harus memakai akta Notaris?

Kebutuhan bentuk dokumen mengikuti aturan serta transaksi yang dilakukan. Jelaskan tujuan kepada pejabat yang berwenang agar bentuknya dapat ditentukan dengan tepat.

Apakah ada harga dan waktu penyelesaian yang sama untuk semua akta?

Tidak ada satu angka yang dapat menjelaskan seluruh kebutuhan. Kompleksitas fakta, kelengkapan dokumen, layanan lanjutan, dan ketentuan biaya perlu dirinci sebelum menyepakati pekerjaan.

Apa yang dapat dipersiapkan staf?

Kumpulkan identitas, bukti kewenangan, dokumen objek, versi draf, serta daftar keputusan para pihak. NotarisApp membantu pencatatan klien dan pekerjaan; penentuan substansi akta tetap menjadi pekerjaan pejabat yang berwenang. Lihat pilihan paket administrasi kantor.

Bagikan artikel ini:

Pilih sesuai cara kerja kantor Anda

Bekerja bersama staf, membuat laporan, invoice, dan tanda terima dengan paket online. Untuk pengelolaan sendiri di komputer, tersedia aplikasi offline gratis selamanya.

Lihat Paket Onlinearrow_forwardUnduh Gratis untuk Windows & Mac